Review Tahun 2013 – PT. Chelonind Integrated

Tahun 2013 telah berlalu, banyak perjalanan yang telah dilewati oleh segenap keluarga besar PT. Chelonind Integrated, sebuah perusahaan konsultan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang memfokuskan unit bisnisnya di bidang e-Government dan e-Health. Berikut beberapa perjalanan yang telah dilalui di tahun 2013:

  1. Melalui unit usaha yang berfokus pada aplikasi e-health, One Medic (one-medic.net) semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pengembang apliksi e-health terbaik. Aplikasi yang disediakan mencakup Sistem Informasi untuk Rumah Sakit, Klinik, Apotek serta Sistem Rujukan Online dan Sistem Claim dan Reimbursement. Beberapa Rumah Sakit yang telah menggunakan sistem One-Medic diantaranya: RS. Achmad Mochtar – Bukittinggi, RSUD Solok, RSUD Pariaman, RSJ HB Sa’anin – Padang, RSUD Tanjung Uban – Kepulauan Riau, RS Usada Insani Tangerang, RS Sarila Husada – Sragen, dan lain-lain.
  2. Selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, SDM dari PT. Chelonind Integrated dipercaya untuk mengawal pelaksanaan Bimbingan Teknis Budaya Dokumentasi dan Sertifikasi Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi dari Badan Litbang SDM Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika ke berbagai daerah di Indonesia. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang ditujukan kepada instansi di Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kab/Kota) untuk mensosialisasikan implementasi Undang-Undang No. 14 tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik di badan publik negara. Dari pelatihan ini para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), calon PPID maupun Penjabat Fungsional pembantu PPID memiliki kompetensi yang memadai untuk mengawal implementasi UU KIP di daerahnya. Beberapa daerah yang menjadi tempat pelaksanaan pelatihan ini antara lain: Jawa Barat, Jambi, Kota Surakarta (Jawa Tengah), Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota BauBau (Sulawesi Tenggara), Kalimantan Timur dan Kota Pare-Pare (Sulawesi Selatan).
  3. PT. Chelonind Integrated juga menjadi konsultan perencana untuk pembuatan Portal Taman Maya Budaya Indonesia (TMBI) yang dibangun oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika – Kemkominfo. Pada pekerjaan ini tugas dari kami adalah menyusun rancang bangun sebuah portal dan aplikasi pendukungnya untuk dapat dipakai sebagai acuan oleh pengembang Portal TMBI tersebut.
  4. PT. Chelonind Integrated juga dipercaya oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan – PT. PLN (Persero) untuk membantu menyusun Rencana Induk (Master Plan) Teknologi Informas. Masterplan ini digunakan sebagai acuan dari organisasi untuk menentukan langkah-langkah dalam pengembangan Teknologi Informasi agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan serta Visi-Misi organisasi. Kemudian pekerjaan ini  dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi Enterprise Risk Management (ERM), sebuah aplikasi untu melakukan kontrol dan monitoring atas aktivitas/kegiatan dari setiap unit kerja di PLN-Puslitbang sehingga setiap Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan dapat tercapai.
  5. Dalam rangka aktivias sosial kemasyarakatan, PT Chelonind Integrated juga mendukung penuh kegiatan Relawan TIK Indonesia, sebuah komunitas penggiat TIK di berbagai daerah di Indonesia yang memiliki tujuan untuk melakukan edukasi pemanfaatan TIK bagi masyarakat. Di tahun 2013, Relawan TIK telah ada di 25 provinsi di Indonesia dan melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan open source, kampanye Internet Sehat dan Aman, pelatihan bareng Pakar TIK seperti Onno W. Purbo, pendampingan pemanfaatan telecenter (PLIK, MPLIK, CAP dan Wardes), pemanfaatan TIK untuk pesantren, pelatihan TIK untuk UKM, penggunaan media sosial dan sebagainya. Saat ini Direktur PT. Chelonind Integrated, Indriyatno Banyumurti juga diberi mandat untuk menjadi Ketua Umum Relawan TIK Indonesia.

Masih banyak beberapa kegiatan lain yang dijalankan oleh perusahaan ini di tahun 2013, akan tetapi semuanya tetap dalam koridor pencapaian visi dan misi organisasi. Serta motto dari Chelonind yaitu “We Make IT Work”, kita selalu berupaya agar implementasi TIK di berbagai sektor khususnya pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.